Breaking News

APBD Lingga 2019 Setara Dengan Gaji Seorang CEO

 
Nick merupakan CEO dari GoPro, sebuah perusahaan produsen kamera digital yang sedang booming di dunia.

Perusahaan ini lahir berkat kecintaan Nick terhadap dunia selancar. Ia memang mengidamkan sebuah kamera yang dapat disematkan di lengan untuk mengabadikan momen-momen indah ketika berselancar.

Tahun ini, bayaran atau pendapatan Nick mencapai 77,4 juta USD. Bila dirupiahkan, nilainya mencapai Rp 1 triliun lebih (1 USD = Rp 13.600). Total bayaran tersebut berupa kompensasi tunai USD 2,7 juta, serta saham GoPro dengan nilai 74,7 juta USD.

Data ini berdasarkan jumlah dari gaji pokok, bonus, dan nilai saham GoPro terkini.

Sedangkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, mengesahkan APBD 2019 Rp 919,795 milyar pada rapat paripurna persetujuan Rancangan Anggaran Pemerintah Daerah (RAPBD) menjadi APBD 2019 di ruang sidang paripurna DPRD Lingga.

Dengan disahkannya Perda APBD Tahun 2019, berarti Pemkab Lingga telah menjalankan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 38 tahun 2018 tentang penyusunan APBD tahun 2019 bahwa pengambilan persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah paling lambat satu bulan sebelum dimulainya tahun anggaran baru.

“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak-pihak yang terlibat, dan setelah melalui proses yang cukup panjang sesuai dengan Peraturan Pemerintah no 12 tahun 2017, maka kami menerima RAPBD Kabupaten Lingga menjadi APBD Kabupaten Lingga tahun 2018,” kata juru bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Lingga Agus Norman. Kamis (29/11)

Banggar DPRD Lingga memberikan apresiasi pada semua pihak, yang telah berperan aktif dalam pembahasan RAPBD tersebut.
”Apresiasi kepada semua pihak, yang telah bekerja keras hingga APBD 2019 bisa disahkan saat ini,” ucap Agus Norman ketika dilansir Tanjungpinang Pos.

Dari hasil rekapitulasi, RAPBD Kabupaten Lingga tahun 2019 mendapatkan rincian anggaran yakni Komisi I sebanyak Rp124 miliar lebih, Komisi II sebanyak Rp178 miliar lebih, dan Komisi III dengan jumlah Rp. 616 miliar lebih.

Total RAPBD yang disetujui menjadi APBD Kabupaten Lingga, berjumlah Rp. 919 miliar lebih.

Politisi Golkar ini mengatakan, beberapa catatan yang diharuskan diperbaiki dan dievaluasi kembali selama berjalannya pemerintah.

Banggar menilai sejauh ini, Kepala Daerah belum pernah melaporkan realisasi dan penerimaan anggaran pada tahun berjalan sebagaimana yang terkandung pada Peraturan Pemerintah (PP) 58 tahun 2015 pasal 80.

”Kewajiban Kepala Daerah, untuk melaporkan setiap total tentang proses tahunan. Untuk itu, kami meminta pemerintah melaporkan wajib realisasi dan penerimaan pada tahun berjalan,” harapnya.

”Pemerintah juga harus memperhatikan kebutuhan dasar, khususnya di tingkat kelurahan. Agar pelayanan kepada masyarakat membaik, pada hal-hal dasar perlu menjadi pertimbangan,” tambahnya.

Salah satu program yang harus dilajukan evaluasi, kata Agus Norman, belanja ATK di setiap kecamatan yang hanya berkisar Rp2 juta per tahun.

Sumber Artikel dan Gambar :
KreditGogo.com
Lingga kab.go.id
Gopro.com
Kepri.antaranews.com
" Selamat Datang www.DetakKepri.com "